Senin, 27 Juni 2016

THE DEMING CYCLE



Pendahuluan
Banyak organisasi yang berupaya meningkatkan pelayanan melalui implementasi ‘Big Bang’ dan dengan penghematan dari proyek yang besar. Ini mungkin cocok, tapi sering langkah kecil secara berulang untuk perbaikan atau proses dapat lebih efisien dan kurang berisiko.

The Deming Cycle diperkenal oleh W. Edwards Deming sebagai sebuah metode untuk meningkatkan kualitas. Jika proses di dalam suatu tempat, maka mereka dapat dinilai. Perubahan dapat dibuat untuk proses itu dan dampak dari perubahan-perubahan yang dinilai melalui pengukuran lebih lanjut. Hal ini memungkinkan berlansungnya peningkatan yang terukur.

Dari waktu ke waktu langkah peningkatan  memungkinkan layanan atau proses untuk menjadi lebih matang. Setelah masing masing tahapan dari Plan-Do-Check-Act, ada masa konsolidasi untuk memungkinkan peningkatan baru to ‘bed-in’ dan untuk memastikan bahwa mereka melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.




MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuannya adalah terus menurus meningkatkan pelayanan. Hal ini berhubungan dengan layanan yang diberikan oleh organisasi itu dan juga proses yang digunakan untuk memberikan layanan-layanan tersebut. The Deming Cycle mungkin digunakan untuk peningkatan, misalnya, sebuah pesan layanan online atau layanan tingkat manajemen proses dalam sebuah organisasi.

KEGIATAN-KEGIATAN UTAMA
Integrasi dari Plan-Do-Check-Act siklus dengan tujuh langkah peningkatan proses mengidentifikasi proses kegiatan setiap tahap sebagai berikut :

PLAN
1. mengidentifikasi strategi untuk perbaikan.
2. apa yang akan anda ukur.

DO
3. Mengumpulkan data
4. memproses data.

CHECK
5. menganalisa informasi dan data.
6. tampilkan dan gunakan informasi tersebut.

ACT
7. Melaksanakan perbiakan.